Satu Data Indonesia merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem data yang standar, terbuka, interoperabel, dan akurat. Dengan implementasi yang baik, SDI dapat mendorong transparansi, efisiensi, dan pengambilan kebijakan berbasis data di Indonesia 

  1. Statistik Dasar adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat luas, baik pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki ciri-ciri lintas sektoral, berskala nasional maupun regional, makro, dan yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab BPS.
  2. Statistik Sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah dan tugas pembangunan yag merupakan tugas pokok instansi pemerintah yang bersangkutan. Meskipun program pelaksanaannya menjadi tanggung jawab instansi pemerintah terkait, dalam praktek pelaksanaan dapat bekerja sama dengan BPS.
  3. Statistik Khusus adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan intern dari suatu instansi/perusahaan swasta dalam rangka penyelenggaraan riset atau penelitian. Meskipun pelaksanaannya menjadi tanggung jawab instansi/perusahaan terkait, dalm praktek pelaksanaan dapat bekerja sama dengan BPS.

Metadata adalah informasi tambahan yang digunakan untuk menggambarkan data atau informasi. Metadata memberikan konteks tentang data, membantu dalam mengidentifikasi, mengorganisir, dan mengelola data, serta memungkinkan pencarian dan penggunaan data yang lebih efisien. Metadata dapat mencakup berbagai jenis informasi, seperti:

  1. Metadata Deskriptif: Ini mencakup informasi yang menggambarkan karakteristik data itu sendiri, seperti judul, penulis, abstrak, kata kunci, dan informasi terkait seperti kategori atau tag.

  2. Metadata Administratif: Ini termasuk informasi tentang manajemen data, seperti tanggal pembuatan, pemilik data, izin akses, siklus hidup data (kapan data dibuat, diubah, atau dihapus), dan informasi terkait perizinan.

  3. Metadata Teknis: Ini berisi detail teknis tentang data, seperti format file, ukuran file, resolusi gambar, atau jenis kompresi yang digunakan.

  4. Metadata Struktural: Ini menjelaskan bagaimana data tersebut diorganisir atau bagaimana elemen data terkait satu sama lain, seperti struktur basis data atau hierarki berkas.

Metadata dapat ditemukan dalam berbagai konteks, termasuk dalam manajemen informasi digital, perpustakaan digital, pengelolaan arsip, optimasi mesin pencari, dan pengelolaan sumber daya informasi. Metadata memainkan peran kunci dalam memudahkan pencarian, akses, dan pemahaman data, serta dalam pengelolaan data dalam organisasi atau proyek.

Pentingnya metadata tidak hanya dalam konteks manajemen data, tetapi juga dalam penggunaan teknologi informasi modern, terutama ketika berbicara tentang data besar, analitik data, atau otomatisasi tugas berbasis data. Metadata membantu memastikan bahwa data dapat ditemukan dan dimengerti dengan baik, sehingga dapat digunakan untuk tujuan yang diinginkan.